Electricity Lightning

Kamis, 18 Februari 2016

Part 10
5 hari setelah mengalahkan malaikat cinta,akhirnya guild [KNS]ProHunter (Guild hirosaka,hikari,kenzo,dkk) menemukan tempat persembunyian gerbang kematian.pagi hari mereka bersiap untuk melawan bos kematian.mereka semakin kuat karena sudah bisa menggunakan mode topeng meraka masing-masing.setelah tiba di dekat gunung berapi paling tinggi,mereka dihadang oleh banyak goblin dan bayangan hitam seperti burung yang melempari batu bara api yang sangat panas dari dalam gunung berapi.hikari,dkk berusaha menghindari batu bara itu dengan pelindung milik erik dan daiki.
Hikari:”hey daiki,erik gunakan kemampuan bertahan kalian dan perluas areanya”
Daiki:”oke”
Erik:”sebelum kau beritahu aku,aku sudah tahu”
Hikari:”baguslah kalo begitu”
Kenzo:”jangan sampai ada yang mati ya diantara kita”
Yui:”tentu”
Sasaki:”ayo kita berjuang”
Erik+Daiki:”mode bertahan aktifkan”
Sebuah cahaya dan air menyatu dan mengelilingi mereka.hikari yang berada didalam pelindung itu berusaha sebisa mungkin menghabisi burung-burung itu dengan panahnya.
Hikari:”aku juga tidak ingin tertinggal”
Yui:”kalo begitu aku juga akan membantumu dengan sihir jarak jauhku”
Hikari:”terima kasih yui”
Yui:”ya”
Sasaki:”bukankah indah,kita melawan para monster dengan dikelilingi oleh pelangi yang menyinari kita dan melindungi kita”
Kenzo:”ya,ini hanya ada didunia ini”
Hirosaka:”mungkin,bagaimana kalau dunia SB menjadi nyata?
Yui:”mana mungkin dasar bodoh”
Erik:”hahaha”
setelah semua burung musnah hirosaka dan lainnya langsung menyerang para goblin yang menghadang mereka dengan mudah.setelah mereka mengalahkan semua musuh yang ada dengan item yang tersisa mereka berusaha mengalahkan bos kematian.dan setelah mereka masuk,ternyata yang menghadang mereka adalah seekor burung cendrawasih dengan level yang lumayan tinggi,yaitu level 40.
Hirosaka:”hey seriuskah ini kita akan melawan dia hanya dengan party ini”
Daiki:”yah aku juga tidak begitu yakin dengan hal ini”
Hikari:”kalo begitu pegang senjata kalian dengan erat berfikirlah dan berusaha melebihi batas yang kalian bayangkan.anggaplah sebuah harapan menjadi nyata”
Hirosaka:”hey sejak kapan kata-katamu membuatku semangat bodoh”
Daiki:”ya seperti bukan kamu saja hikari”
Kenzo:”kalo begitu kita yakin pasti bisa dengan kekuatan persahabatan kita yang sekarang”
Erik:”apa kalian melupakan aku?”
Hikari:”tentu tidak kawan.kamu juga bagian dari kami sekarang”
Erik:”kalo begitu aku yang akan menyerang dia terlebih dahulu sampai Hpnya menjadi 50% aku akan menyisakan setengah untuk kalian,setelah itu aku akan mengumpulkan tenaga kembali”
Kenzo:”memang ada apa denganmu?bukannya persediaan YI mu banyak.
(YI=energi yang ada pada SB)
Erik:”oh itu aku hanya ingin mencoba jurus baruku”
Hirosaka:”heehh???”
Erik:”mundurlah sedikit.durandal pinjamkan aku kekuatanmu.”
“flashpower,shield mode,mask mode,hukuman langit!!!”
Awan yang ada disekitar area itu berkumpul pada satu titik,setelah beberapa detik sambaran cahaya emas menghantam burung cendrawasih tersebut dari langit.HP cendrawasih itu berkurang cukup banyak,hingga tersisa 67%.setelah mengeluarkan jurus itu erik langsung mengeluarkan jurusnya yang lain.
Erik:”muncullah loki,habisi semua yang menghalangiku”
Cahaya yang ada disekitar erik berkumpul menjadi satu dan berubah menjadi seseorang laki-laki yang sangat besar dan menebas cendrawasih itu hingga tersisa 49%.
Erik:”yah sepertinya aku terlalu berlebihan menghajarnya”
Hikari:”tidak apa-apa.justru itu menambah kemungkinan menang kita”
Hirosaka:”woy erik apa kau ingin membunuh kami semua”
Erik:”maaf-maaf”
Sasaki:”bukannya jurus itu mirip dengan seseorang yang menyelamatkan kita”
Erik:”sungguh?”
Sasaki:”iya.mungkin sedikit berbeda,karena waktu itu bayangan yang muncul itu seperti iblis yang sangat kuat”
Erik:”mungkin dia pemain terkuat nomer dua setelah ICE”
Kenzo:”wah semakin menarik saja orang yang sudah kita temui”
Daiki:”mungkin kita tunggu perbincangan kita setelah kita bisa mengalahkan dia dulu”
Burung cendrawasih itu menyemburkan api dari mulutnya kearah daiki dan lainnya.
Yui:”yuki awas”
Erik:”cahaya keadilan”
Sasaki:”terima kasih erik”
Erik:”tidak usah dipikirkan”
Hikari:” air power,shield mode,mask mode,panah keadilan”
Sebuah anak panah melesat kearah burung cendrawasih yang sedang menyemburkan api miliknya.
Yui:”kau tidak apa-apa yuki”
Sasaki:”ya aku baik-baik saja.sekalilagi terima kasih erik”
Erik:”ya tidak usah dipikirkan,tapi itu YI terakhirku.jadi untuk selanjutnya ku serahkan pada kalian”
Hirosaka:”tenang saja masih ada aku disini”
Daiki:”ayo kita bertanding hirosaka”
Hirosaka:”dengan senang hati”
“firepower,shield mode,mask mode,pedang kematian!!!”
Tebasan api hirosaka menghajar cendrawasih dengan mudahnya hingga membuat cendrawasih itu hampir musnah.
Hirosaka:”habisi dia daiki!”
Daiki:”oke”
“water power,shield mode,mask mode,hantaman samudra”
Tongkat yang dilemparkan daiki menghabisi cendrawasih itu.
Erik:”wah hebat sekali kalian”
Hirosaka:”tentu saja.memangnya aku ini pemula?”
(hahahahahaa)
Setelah beberapa saat cendrawasih itu musnah,muncullah musuh baru yang kuat.
Sasaki:”hey bukankah ada hal yang aneh,kenapa kita belum mendapat item dan lainnya?”
Hirosaka:”mungkin sedang LAG karena item yang kita dapatkan terlalu banyak,hahaa”
Daiki:”atau jangan-jangan kita akan mendapat sebuah item khus-“
Kenzo:”kenapa dengan gunung ini,apa akan meletus?”
Yui:”hah?jangan menakut-nakuti kami kenzo”
Hikari:”kalo begini kita bisa mati”
~Bersambung~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar